
BALIKPAPAN, - Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Timur Emir Moeis menggelar konsolidasi bersama kader dan simpatisan PDIP Balikpapan. Konsolidasi berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Balikpapan Komplek Sepinggan Pratama, Sabtu (5/11/2011) sore.
Dalam kesempatan itu, Emir mensosialisasikan empat pilar yang menjadi filosofi perjuangan bangsa Indonesia. Empat pilar tersebut adalah NKRI, UUD 45, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Emir, keempat pilar tersebut kini semakin jauh dilupakan oleh generasi muda sehingga rasa nasionalisme kian memudar. Bahkan menurutnya, empat pilar tersebut kini semakin jarang ditemui dalam pelajaran sekolah.
"Sampai sekarang saya masih hafal perang-perang kemerdekaan dan sejarah bangsa. Itu karena pelajaran saya sewaktu di sekolah banyak mendidik wawasan kebangsaan. Saya baca tidak ada lagi sejarah itu di buku anak sekolah sekarang ini," katanya.
Untuk itu, menurut Emir, kader PDIP harus menjadi benteng terakhir yang menjaga NKRI tetap utuh. "Kader PDIP harus menjadi benteng dan untuk tetap utuh dia tidak boleh menjadi negara federal. Harus ada Pancasila dan harus ada keragaman," ujarnya.(tribunkaltim.co.id)
If things go as planned, pop sensation
Showing this Blog...
The controversial...











