
Samarinda- Ketua Pansus Raperda Perlindungan dan Kesejahteraan Anak, Yakob Ukung mengatakan untuk mengakomodir usulan berbagai pihak, kemungkinan Pansus akan melakukan berbagai penyesuaian, termasuk mengganti nama Raperda yang tengah mereka bahas.
Menurut dia, berbagai pihak mengusulkan agar Pansus mengganti nama Raperda dengan beragam alasan, sehingga Pansus akan melakukan rapat internal guna membahas lebih lanjut, termasuk berkonsultasi ke pusat agar Pansus dapat menyepakati nama yang ideal.
“Yang paling penting adalah bagaimana judul dengan substansi isinya benar-benar ada kolerasi, sehingga tidak menimbulkan multi tafsir apabila kelak telah Raperda disahkan menjadi Perda definitif. Penting bagi Pansus mengakomodir semua usulan agar terciptanya Raperda yang mendekati sempurna,” kata Yakob Ukung di sela-sela rapat Pansus Perlindungan dan Kesejahteraan Anak dengan para pemangku kepentingan, Selasa (24/1) kemarin.
Menurut politisi Partai Gerindra ini, terlepas dari persoalan itu bagaimana tujuan dari adanya Raperda, yakni memberikan perlindungan terhadap anak dengan menjamin hak-haknya dapat hidup, tumbuh dan berkembang serta memberi kesempatan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari adanya kekerasan, baik kekerasan fisik, seksual dan berbagai bentuk diskriminasi, merupakan sejumlah hal yang patut dicapai.
Melalui Raperda itu nantinya diharapkan perlindungan anak mengupayakan terjaminnya setiap hak-hak anak, yakni anak akan menerima apa yang mereka butuhkan untuk mendapatkan kesejahteraannya dan semua pihak berkewajiban terlibat untuk mengenali, mewujudkan dan mengawasi upaya tersebut.
Sementara itu Kepala Biro Hukum Pemprov Kaltim, Suroto, mengatakan bahwa secara substansi draf Raperda yang dirumuskan sekarang tidak menjelaskan secara khusus tentang kesejahteraan anak, sehingga perlu dihilangkan dari judul.
Selain itu kata perlindungan anak sendiri telah menjadi judul peraturan yang lebih tinggi yakni undang-undang, sehingga seharusnya kebijakan setingkat Perda harus menjadi penjabaran atau mengatur dan menjelaskan hal-hal yang belum diatur.
“Jangan sampai baru judul saja sudah menjadi permasalahan yang dapat menghambat disahkannya Raperda ini di pusat, karena dinilai tidak relevan untuk diterbitkan. Tentu ini menjadi kerugian besar bagi Kaltim kalau sampai terjadi,” kata Suroto yang hadir rapat bersama Kadis Sosial Kaltim Bere Ali, Dirut RSUD AWS dr Aji Syirafuddin, Direktur PKBI Kaltim, Sumadi Admo.
Ditambahkan Suroto, kesejahteraan anak sendiri masih sulit mencari tolak ukurnya karena terkait dengan ekonomi dari masing-masing anak, termasuk sumber daya manusia dan lainnya, sehingga perlu adanya sebuah judul yang tidak bertentangan dengan peraturan lebih tinggi, namun relevan diterapkan di daerah. (bar/mir)
Italy - Pertamina patut berbangga dengan ketangguhan oli andalannya, Pertamina…
Jakarta - Untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan, TNI AD akan…
Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 24 pimpinan lembaga sertifikasi halal…
Moskow (ANTARA News/RIA Novosti) - Rusia harus memecahkan masalah kemiskinan…
SAMARINDA. Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan yang berlangsung…
Samarinda, - Kerusakan jalan trans-Kalimantan dari Samarinda menuju Berau ternyata…
| WisataSensasi Bermalam di Alam LiarSelasa, 18 Oktober 2011 | whisnu Selengkapnya... | KesehatanSetetes ASI Bisa Dibuat Jadi Organ TubuhSelasa, 18 Oktober 2011 | whisnu Selengkapnya... | KulinerResep Ayam Lodho Khas TulungagungMinggu, 03 Juli 2011 | whisnu Selengkapnya... | WisataTaman Nasional Rinjani (Gunung Rinjani) Sabtu, 02 Juli 2011 | whisnu Selengkapnya... |
| WisataMenyusuri Jalur Misteri Di Gunung KeludSabtu, 02 Juli 2011 | whisnu Selengkapnya... | WisataSalah satu objek wisata danauSabtu, 02 Juli 2011 | Administrator Selengkapnya... | Wisata Museum Mulawarman,Kalimantan Sabtu, 02 Juli 2011 | whisnu Selengkapnya... | Kesehatan10 Makanan untuk Kulit Cerah dan BercahayaKamis, 30 Juni 2011 | whisnu Selengkapnya... |
MANCHESTER – Liverpool akhirnya berhasil memenangkan laga melawan Manchester City…
MADRID - Real Madrid dan Barcelona hampir bisa dipastikan bakal…
KUALA LUMPUR - Dua Ganda putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan,…
KUALA LUMPUR - Markis Kido/Hendra Setiawan melaju ke babak perempat…
JAKARTA - Kabar baik buat pecinta MotoGP khususnya fans Yamaha…
MADONNA DI CAMPIGLIO - Karier Valentino Rossi di MotoGP nampaknya…
Tempat kelahiran Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah Tempat kematian Magelang, Jawa Tengah,…
Kerajaan Mataram adalah kerajaan Islam terbesar di Jawa yang hingga…
Majapahit adl sebuah kerajaan kuno di Indonesia yg pernah berdiri…
JAKARTA - Aksi menggoyangkan dada Nikita Mirzani di program "Kakek-Kakek…







![]() | Today | 147 |
![]() | Yesterday | 205 |
![]() | This week | 941 |
![]() | Last week | 1694 |
![]() | This month | 6737 |
![]() | Last month | 10798 |
![]() | All days | 61368 |
If things go as planned, pop sensation
Showing this Blog...
The controversial...











