Dewan Ajak Disdik Monitor Persiapan UN ke kabupaten/kota

komisi_iv_hearing_dengan_dinas_pendidikanSamarinda- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andarias P Sirenden, mengajak Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim memonitor persiapan Ujian Nasional (UN) ke 14 kabupaten/kota se-Kaltim. Ujian nasional sendiri digelar awal April 2012 mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Andarias dalam rapat dengar pendapat (hearing) Komisi IV dengan Disdik Kaltim membahas persiapan UN SD, SMP dan SMA/ sederajat , yang dihadiri langsung Kadisdik Kaltim, H Musyahrim, Selasa (24/1) tadi.

               “Ada baiknya jika Komisi IV dan Disdik bersama-sama memonitor persiapan UN oleh sekolah-sekolah di 14 kabupaten/kota, sehingga bila ada kendala, kita langsung bisa membantu mengatasi,” kata politisi Partai Hanura ini.

               Dalam pertemuan tersebut, dia didampingi Sekretaris Komisi IV, Hj Encik Widyani dan anggota Komisi IV, Lelyanti Ilyas, Abdul Djalil Fatah dan Ahmad Abdullah.

Berkaitan dengan rencana monitoring itu, Andarias meminta Disdik Kaltim menyusun jadwalnya.

               Harapan DPRD, kegiatan itu bisa berjalan dua bulan sebelum UN digelar. Dengan begitu, apabila ada kendala-kendala di lapangan, dewan dan Disdik dapat membantu mengatasinya.

              “Semoga dengan monitoring ini kita bisa mengatasi   kendala sekolah dan siswa. Harapan kita semua ujian nasional dapat berjalan lancar dan menghasilkan jumlah lulusan maksimal,” kata politisi asal Dapil III, Kukar – Kubar ini.

               Dalam rapat dengar pendapat, Disdik Kaltim menyampaikan pelaksanaan UN 2012 tidak banyak berubah, karena perubahan mendasar mengenai formula kelulusan sudah dilakukan pada UN 2011, yakni menggunakan standar kelulusan 40 persen dari hasil UN dan 60 persen dari hasil ujian sekolah.

               “Tahun 2012 ini pencetakan soal UN ditangani sepenuhnya oleh pusat, setelah sebelumnya sejak tahun 2006 pencetakan soal UN ditangani pemerintah daerah dan lelangnya pun diikuti perusahaan percetakan lokal,” kata Musyahrim.

               Menurut dia, kepala sekolah dan guru memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu lulusan siswa  dalam UN. Informasi dan sosialisasi terkait metode pelaksanaan UN sengaja disampaikan lebih awal guna membantu kepala sekolah dan guru mempersiapkan siswa menghadapi UN.

               “Semoga pada UN tahun ini para peserta UN di Kaltim bisa lulus 100 persen,” kata Musyahrim (lin/mir)

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com

Blog

Crews Antaranews Radio

  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate