
VIVAbola - Persisam Putra Samarinda bangkit dari keterpurukan. Setelah menelan dua kekalahan di tour Jawa Timur, Pesut Mahakam menunjukkan keperkasaannya saat menekuk tuan rumah Deltras Sidoarjo 1-3, kemarin malam.
Pelatih Misha Radovic menilai kunci keberhasilan timnya adalah serangan balik cepat serta kedisiplinan para pemainnya menerapkan instruksinya. Dikeluarkannya M. Roby di awal babak kedua membuat pertahanan timpang. Namun, semangat juang timnya patut diacungkan jempol.
"Saya puas dengan permainan pemain. Bukan satu atau dua orang, tapi keseluruhan. Mereka bermain tenang dan mengikuti instruksi," kata Misha.
Pelatih asal Serbia itu menambahkan, dia memang menerapkan permainan menyerang sejak awal permainan. Tiga striker dipasang untuk menguatkan daya gedor lini depan. Meski gol pertama yang tercipta berasal dari lini kedua, namun tekanan yang diberikan Persisam membuat lini belakang Deltras kerepotan.
"Keluarnya Roby membuat kekuatan, khususnya lini belakang berkurang. Untungnya, pemain tidak panik dengan kondisi tersebut," katan mantan pelatih Pelita Jaya itu.
Sukses para pemainnya mendapatkan poin maksimal di Sidoarjo membuat Misha melupakan beberapa kejadian fatal di pertandingan. Misha menuturkan, gol bunuh diri Luc Owana Zoa tak 100 persen karena kesalahannya. Gol itu terjadi karena Zoa berusaha menghalau bola.
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
If things go as planned, pop sensation
Showing this Blog...
The controversial...











