Air Terjun Berambai Makan Korban

air_terjunSAMARINDA. Ali Imron (20), warga Jl Mugirejo, Sungai Pinang, dilaporkan tenggelam saat tengah berekreasi bersama tujuh rekannya di lokasi air terjun di Jl Berambai, Samarinda Utara, Minggu (15/1) sore kemarin.
Hingga berita ini sampai di meja redaksi, polisi dan sejumlah warga yang turut melakukan pencarian belum berhasil menemukan pria yang diketahui bekerja di sebuah bengkel las di Jl Mugirejo tersebut.
Dari keterangan rekan-rekan korban, rombongan anak muda tersebut tiba di lokasi air terjun sekitar pukul 02.00 Wita. Mereka di antaranya bernama Dani (20), Imam Syafei (19), Indra (20), Marlina (17), Uut (17), Eka (17), Tri (19) dan Ali.
"Tidak semua bisa berenang, hanya Dani dan Imam saja yang bisa berenang dan berenang hingga sampai di tengah, tepat di bawah air terjun. Sementara kami hanya di tepi kolam saja," terang Eka.
Sekitar pukul 16.00 Wita, Ali kemudian berjalan menyusuri tepian kolam untuk menggapai air terjun, menyusul Imam dan Dani yang sudah berada di tempat itu lebih dulu.
Saat sudah berada tepat di depan air terjun, Ali kemudian terpeleset saat menginjak batu dan masuk ke dalam kolam air berwarna coklat tersebut
"Saya lihat saat masuk air tubuhnya hanya tinggal kepala dan tangannya saja yang terangkat. Ali kemudian tidak timbul lagi ke permukaan," terang Imam yang menyaksikan Ali untuk terakhir kali.
Rekan-rekan korban kemudian mencoba meminta pertolongan kepada warga sekitar lokasi air terjun. Dani dan Imam dibantu sejumlah warga melakukan penyelaman untuk mencari tubuh pemuda itu. Namun, upaya tersebut tidak kunjung menemukan hasil untuk mendapat tubuh Ali.
"Kami mencoba menyelam di tempat terakhir kali melihat Ali. Di sana kami hanya menemukan lubang yang sangat dalam di dasar kolam," terang Dani.
Tak kunjung menemukan hasil, sekitar pukul 17.30 Wita, Dani dan Imam lantas melaporkan kejadian tersebut di Polsubsektor Sempaja Polsekta Samarinda Utara. Dengan menempuh perjalanan sekitar 25 Km dan 500 meter dari tepi jalan menuju lokasi air terjun, polisi kemudian tiba dan langsung mengamankan tempat kejadian.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Bramanti Agus Suyono mengatakan, saat dilakukan pencarian hingga pukul 21.00 Wita, korban masih belum dapat ditemukan.
"Proses pencarian korban masih terus dilakukan, sementara rekan-rekan korban saat ini sedang dimintai keterangannya di Polsekta Samarinda Utara," terang Bramanti.
Menurut Bramanti, pihaknya juga telah memasang garis polisi di sekitar kolam air terjun tersebut untuk mengamankan tempat kejadian.
"Lokasi air terjun tersebut tidak bertuan atau tidak ada pengelolanya, baik dari pemkot maupun swasta. Selama proses pencarian dan penyelidikan polisi, pengunjung tidak diperkenankan masuk ke dalam areal yang digaris polisi," pungkas Bramanti. (Sapos)
 

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com

Follow Us On Twitter

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com

Streaming 91.7 FM

Blog

Crews Antaranews Radio

  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate
  • ZooTemplate